Saturday, October 6, 2012

amalkan istighfar


dari sumber: kisah keajaiban istighfar,imam hambal dan penjual roti


Dikisahkan bahwa, sekali waktu Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah bepergian untuk suatu keperluan sampai kemalaman di sebuah kampung. Karena tidak ingin merepotkan siapapun, beliau pun mampir ke sebuah masjid kecil untuk shalat sekaligus berniat bermalam disana. Seusai shalat dan ketika hendak merebahkan tubuh tua beliau di masjid kecil tersebut guna melepaskan sedikit kepenatan malam itu, tiba-tiba sang penjaga masjid datang dan melarang beliau tidur di dalamnya. 

Sang penjaga tidak mengetahui bahwa, yang dihadapainya adalah seorang ulama besar. Sementara Imam Ahmad juga tidak ingin memperkenalkan diri kepadanya. Beliau langsung keluar dan berpindah terus masjid dengan niat beristirahat disana. Namun sang penjaga tetap saja mengusir beliau secara kasar dan bahkan sampai menarik beliau ke jalanan.

Tapi taqdir Allah, tepat saat Imam Ahmad sedang kebingungan di jalan itu, melintaslah seseorang yang ternyata berprofesi sebagai pembuat dan penjual roti. Akhirnya dia menawari dan mengajak beliau untuk menginap di tempatnya, juga tanpa tahu bahwa, tamunya ini adalah Imam Ahmad bin Hambal.

Ketika sampai di rumahnya, sang lelaki baik hati itupun segera mempersiapkan tempat bermalam untuk Imam Ahmad dan mempersilahkan beliau agar langsung istirahat. Sedangkan dia sendiri justru mulai bekerja dengan menyiapkan bahan-bahan pembuatan roti yang akan dijualnya esok hari.

Ternyata Imam Ahmad tidak langsung tidur, melainkan malah memperhatikan segala gerak gerik sang pembuat roti yang menjamu beliau. Dan ada satu hal yang paling menarik perhatian beliau dari lelaki ini.

Yakni ucapan dzikir dan doa istighfar yang terus meluncur dari mulutnya tanpa putus sejak awal ia mulai mengerjakan adonan rotinya. 

Imam Ahmad merasa penasaran lalu bertanya: Sejak kapan kamu selalu beristighfar tanpa henti seperti ini? 

Ia menjawab: Sejak lama sekali. Ini sudah menjadi kebiasaan rutin saya, hampir dalam segala kondisi. 

Sang Imam melanjutkan pertanyaan beliau: Lalu apakah kamu bisa merasakan adanya hasil dan manfaat tertentu dari kebiasaan istighfarmu ini?

Ya, tentu saja, jawab sang tukang roti dengan cepat dan penuh keyakinan. 

Apa itu, kalau boleh tahu?, tanya Imam Ahmad lagi.
Iapun menjelaskan seraya bertutur: Sejak merutinkan bacaan doa istighfar ini, saya merasa tidak ada satu doapun yang saya panjatkan untuk kebutuhan saya selama ini, melainkan selalu Allah kabulkan, kecuali satu doa saja yang masih belum terijabahi sampai detik ini?

Sang Imam semakin penasaran dan bertanya: Apa gerangan doa yang satu itu? 

Si lelaki saleh inipun melanjutkan jawabannya dan berkata: Ya, sudah cukup lama saya selalu berdoa memohon kepada Allah untuk bisa dipertemukan dengan seorang ulama besar yang sangat saya cintai dan agungkan. Beliau adalah Imam Ahmad bin Hambal!

Mendengar jawaban dan penjelasan terakhir ini, Imam Ahmad terhenyak dan langsung bangkit serta bertakbir: Allahu Akbar! Ketahuilah wahai Saudaraku bahwa, Allah telah mengabulkan doamu!

Disini gantian Pak pembuat roti yang kaget dan penasaran: Apa kata Bapak? Doaku telah dikabulkan? Bagaimana caranya? Dimana saya bisa menemui Sang Imam panutan saya itu?

Selanjutnya Imam Ahmad menjawab dengan tenang: Ya. Benar, Allah telah mengijabahi doamu. Ternyata semua yang aku alami hari ini, mulai dari kemalaman di kampungmu ini, diusir sang penjaga masjid, bertemu dengan kamu di jalanan, sampai menginap di rumahmu sekarang ini, rupanya itu semua hanya merupakan cara Allah untuk mengabulkan doa hamba-Nya yang saleh. Ya, orang yang sangat ingin kamu temui selama ini telah ada di rumahmu, dan bahkan di depanmu sekarang. Ketahuilah wahai lelaki saleh, aku adalah Ahmad bin Hambal!

Dan tentu setiap kita sudah bisa membayangkan, apa yang mungkin terjadi dan dilakukan oleh sang tukang roti saleh tersebut setelah itu!

***dah lama saya simpan cerita ini utk di pos..alhamdulillah, sudah tiba masanya utk di share bersama..semoga bermanfaat =)

Monday, October 1, 2012

sandarkan kpd Allah


setiap kehidupan kita lalui penuh dengan harapan..
penuh dengan cita-cita.... 
kadang2 kita rasa jalan yg kita pilih dan lalui sudah cera,,
namun, Allah sentiasa menyayangi hamba2nya..
diuju hambanya untuk menaikkan iman dan taqwa nya..masyaAllah..


Allah sentiasa memberi yang terbaik untuk hamba-hambanya..
tinggal KEYAKINAN yang tinggi dari diri kita sendiri...



Dalam kesibukkan hal dunia..
jangan kita leka sibukkan diri kita dengan mengintai cinta dariNya...

doakan saya...
banyak urusan kerja di hujung2 tahun ni...
teman2 pun sama barangkali kan? =)

Monday, September 10, 2012

selingan:SPM around the corner

bismilahirrahmanirrahim...
alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah tuhan sekalian alam yang mengatur seluruh alam dan mempunyai kuasa ke atas setiap perkara dan setiap makhluk di muka bumi ini.selawat dan salam keatas qudwah hasanah kita, rasulullah saw..rindu nak berjumpa baginda, namun jauh di sudut hati rasa tidak layak..

alhamdulillah, apabila di hitung hari sudah hampir setahun lebih saya berada di limbang =)...lama jua tu..student pun dah nak exam, SPM..risau nya...masih banyak kelemahan yang perlu diperbaiki namun timbul kerisauan sempat ke ni?...

SPM around the corner...

jika di hitung 5hb nov memanglah jauh lagi..tp, tolak g tusyen, tolak makan n minum, tido n etc..berbaki berapa hari je lagi..tp, nama pun remaja masih nak main2..kadang2 saya sebagai cg dah kekeringan idea nk bg motivasi supaya naikkan semangat dorang ni..

yang sedihnya, ada pula yg buat hal kat asrama, xpasal2 kene buang asrama..kan dah susah nk datang sekolah?belum lg halnya dengan couple..aduhai remaja, adik2 sekalian kalaulah kalian mendengar...jgnlah bermain dengan masa depan kalian...dah lepas exam barulah tergapai n tercari2 mana silapnya...semoga Allah petunjuk dan ikhlaskan hati dalam mencari ilmuNya..

cikgu2 hanya membantu..usahanya datang dari diri sendiri..moto sekolah "excellence begins with me"..bukan sekadar moto, tp kene hayati, faham n hasilkan melalui perbuatan...masyaAllah, jadi bebelan cikgu pula..maaf ye teman-teman2..mungkin inilah kerisauan seorang guru..hurm..moga Allah bagi kekuatan untuk saya membantu, mendidik dan mengajar mereke hingga ke titik terakhir...insyaAllah..

yang sentiasa berusaha,tingkatkan momentum anda...kadang2 Allah uji juga sejauh mana kesabaran kita kan..teringt masa belajar, kita punyalah belajar sampai tak tido malam. tapi yang tido awal,relaks siap keluar dating lg dan dia lah yang boleh scorer..haruslah kita nilai matlamat n niat untuk kita belajar,nak raih redha Allah  kan?...kalau masa kita study, dah buat apa yg Allah larang, agak2 Allah redha x?

buat cikgu2...
sama2 kita usaha yang terbaik untuk pelajar kita...bukan mudah ye untk mengajar pada masa yang sama mendidik remaja hari ini..tebalkan kesabaran n keikhlasan, semoga ianya menjadi saksi untuk kita di akhirat nanti..

sama2 kita serahkan natijah nya kepada Allah..hanya Dia yang maha mengetahui..



sentiasalah berdoa untuk kita dan juga untuk pelajar-pelajar kita...mudah2an hidayah, petunjuk serta kekuatan dari Allah sentiasa bersama kita...ameen


library SMK Kubong,Limbang, Sarawak
inet kat sekolah lagi laju dari broadband di rumah =)

Sunday, September 9, 2012

testing

susahnya nak update blog...inet agak slow...
nak save ada saja error nya...Allah nak uji kan? =)

jom amalkan itsar


Bismilahirrahmanirrahim....
alhamdulillah, ramadhan sudah pun berlalu dan syawal juga sudah menghitung hari untuk meninggalkan kita..
bagaimana dengan amalan2 kita sepanjang ramadhan adakah diteruskan?atau terhenti dan terbantut seusai hadirnya syawal?sama2 kita teliti balik amalan kita,terutama saya sendiri...

insyaAllah dalam keterbatasan waktu yg ada, saya ingin kongsikan satu post yang diambil dari haluansisswa utara...hajat di hati ingin kongsikan semasa ramdhan,tapi Allah bagi bulan syawal saya post artikel ni =)..

semoga bermanfaat...


 "Pilihlah isteriku, dan nikahilah."
Inilah ungkapan itsar seorang sahabat Ansar, Sa'ad bin Rabi' r.a. kepada pemuda Muhajirin Mekah, Abdul Rahman bin Auf r.a. selepas dipersaudarakan oleh Rasulullah di Madinah selepas hijrah. Berkata Sa'ad lagi,

"Wahai saudaraku, ini adalah harta kekayaan yang telah aku kumpulkan selama ini. Aku akan membahagikannya menjadi dua bahagian; untukmu dan untukku. Separuh dari rumah ini juga milikmu. Aku juga mempunyai dua orang isteri. Aku akan membawanya kepadamu, dan terserah lah kepadamu untuk memilih sesiapa antara mereka yang kamu sukai. Aku akan menceraikannya, hingga setelah selesai masa iddahnya, engkau bisa menikahinya,"


Sesungguhnya itsar adalah akhlak khusus orang-orang beriman; akhlak orang-orang yang mahu membeli syurga. Itsar ertinya mengutamakan kehendak saudara Muslim melebihi kehendak dirinya sendiri, setinggi-tinggi darjat dalam ukhuwwah. Bahkan, jika menelusuri sirah, istar bukan lagi mengutamakan kehendak sahabat, tetapi mengutamakan keperluan sahabat melebihi keperluan diri sendiri, sehingga harga bayarnya ialah nyawa. Seperti kisah Ikrimah bin Abu Jahal dalam perang Yarmuk. Pada saat titisan air minuman menghampiri bibirnya, dia terdengar rintihan sahabat meminta air. Disegerakan kehendak sahabat, meminta air diberikan kepada sang sahabat yang juga merintih sepertinya. Hingga akhirnya beliau syahid tanpa sempat meminum air.

Itsar ini, perumpamaannya ialah kita sangat ingin memiliki sesuatu, atau sangat memerlukan sesuatu, namun selepas Allah melapangkan urusan tersebut untuk kita, tiba-tiba datang seorang sahabat yang juga memerlukannya. Lalu, dengan hati yang basah iman kita pun memberikan nikmat tadi kepada sahabat tersebut. Seperti itulah itsar, seperti tidak memiliki nikmat duniawi yang dihajati kerana telah memberinya kepada orang lain. Subhanallah...

"Matikan lampu, sibukkan anak-anak,"
Seorang lelaki datang menghampiri Rasulullah s.a.w. dan berkata, "Wahai Rasulullah, aku sangat lapar, dan sangat memerlukan makanan," Lalu Rasulullah bertanya kepada beberapa isteri baginda s.a.w. "Apakah kalian mempunyai makanan?" Namun jawab para isterinya, "Demi Allah yang mengutusmu dengan kebenaran, kami hanya mempunyai air,"

Maka, Rasulullah s.a.w. berdiri di tengah-tengah para sahabat baginda dan berkata, "Siapakah di antara kalian yang bersedia menerima orang ini sebagai tetamunya?" Seorang sahabat ansar bangun, dan berkata, "Wahai Rasulullah, aku akan menerimanya sebagai tetamu,"

Sahabat Ansar tersebut pun membawa tetamunya ke rumah. Di rumahnya, berkatalah sang isteri sahabat tersebut, "Yang ada hanya cukup untuk persediaan anak-anak kita saja,"

Sahabat yang mulia ini dengan lembut menjawab kata-kata isterinya, "Sibukkan lah mereka dengan sesuatu. Jika mereka menginginkan makan malam, ajaklah mereka tidur hingga tetamu kita datang. Kalau sudah datang, letakkanlah makanan itu dan padamkanlah lampu, supaya dia beranggapan bahawa kita ikut makan bersamanya. Supaya dia mahu makan, letakkanah makanan itu di hadapannya,"

Akhirnya tetamu itu pun duduk makan. Dan dia memang menyangka tuan rumah yang meraikannya juga sedang makan bersamanya. Ketika subuh datang, sahabat yang mulia ini di sambut Rasulullah s.a.w. di masjid dengan ucapan, "Sesungguhnya Allah sangat takjub terhadap apa yang kalian berdua lakuan pada malam tadi."

Peristiwa ini persis sebuah drama, namun ia merupakan kisah nyata keimanan para sahabat. Bagaimana dengan diri kita? Bukankah keadaan kita jauh lebih baik dari keluarga sahabat Rasulullah s.a.w. tadi ketika Islam memerlukan sedekah kita? 

"Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang mereka berikan kepada mereka (orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itu lah orang-orang yang beruntung." [Al-Hasyr: 9]

Orang-orang Muhajirin hanya memiliki sehelai pakaian yang melekat pada tubuh mereka, padahal mereka dahulu adalah orang-orang kaya di Mekah. Kaum Muhajirin adalah golongan pedagang dan peniaga, sedangkan kaum Ansar terdiri dari para petani sahaja. Kaum Ansar bukan orang-orang kaya seperti kaum Muhajirin ketika di Mekah. Apa yang kaum Ansar miliki adalah hasil titik peluh mengutip hasil bumi di tanah Madinah dan sekitarnya. Namun,  sikap itsar yang dipemerkan oleh kaum Ansar sangat luar biasa. Ketika Rasulullah mempersaudarakan Muhajirin dan Ansar, proses pemilihan hanya lah melalui undian. Jika ditanya, "Si Fulan ini saudara siapa?" Maka semua orang-orang Ansar akan berkata, "Saudaraku ya Rasulullah!"

Hari ini solat selalu kurang khusyuk. Ibadah kurang mengesani hati. Haji dan umrah menjadi ibadah tahunan. Namun, kemanisan ibadah masih belum bisa diraih. Kita telah berhempas pulas untuk meraih khusyuk dalam ibadah-ibadah harian. Namun, masih belum berjaya memasuki horizon yang penuh keasyikan itu. Fikiran masih bermain-main dengan angan-angan kehidupan sejurus takbiratul ihram diangkat. Mengapa?


Saudaraku, mari lah kita perhatikan, bagaimana generasi awal meraih khusyu' disaat perut mereka lapar, disaat anak-anak mereka di rumah memakai baju yang lusuh, dan isteri-isteri mereka menguli roti sehingga luka jemari-jemari mereka, seperti saidatina Fatimah puteri Rasulullah s.a.w. dan Asma' puteri Abu Bakr. Tetapi, mereka adalah generasi yang khusyuk, yang menikmati setiap ibadah yang dilaksanakan. Hari ini kita kekenyangan, berehat di dalam rumah yang nyaman, tidur di atas tilam yang selesa, mempunyai pekerjaan yang baik, anak-anak yang cemerlang dan sihat. Tetapi tidak. Hati kita sangat sukar meraih khusyuk. Mengapa hai saudaraku?

"Kamu sekali-kali tidak akan mencapai kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahui." [Ali Imran: 92]

Berinfaqlah! Istar lah! Itulah jawapannya. Buat hati yang masih terlalu keras, setelah menjauhi segala maksiat, meraih rezeki yang halal, dan melakukan segala perintahNya yang wajib, tetapi hati masih kering dan mencintai dunia. Di atas setiap dosa yang dilakukan dalam satu hari, bersedekahlah. Jika tidak mampu bersedekah, maka itsar lah, seperti itsarnya para sahabat Rasullah. Istar menumbuhkan rasa nikmat beriman kepada Allah. Ia melatih diri meletakkan redha Allah melebihi redha yang selainNya. Kerana mengejar redhaNya, kita memberikan rezeki yang dicintai kepada orang lain, memberikan peluang yang ditunggu-tunggu selama ini kepada orang lain, memberikan kenikmatan yang sedang dinikmati kepada saudara seiman. Inilah tujuan istar dan tujuan sedekah. Iaitu mengutamakan redha Allah melebihi keinginan nafsu. 

Rasulullah s.a.w. bersabda ketika baginda bertemu dengan Asma' binti Abu Bakr,
"Berifaqlah dan janganlah kamu menghitung-hitung hartamu, kerana Allah juga akan menghitung-hitung rezekiNya untukmu, dan janganlah engkau bakhil dengan hartamu, kerana Allah juga akan bakhil kepadamu," [ HR Bukhari]

Oleh itu, berinfaqlah dan jangan merasa sayang terhadap harta yang dimiliki, kerana Allah juga akan menghitung-hitung rezekiNya untuk kita. Renunglah firman Allah,
"Syaitan menjanjikan (menakut-nakutkan) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir). Sedangkan Allah menjanjikan untukmu ampunan dariNya dan kurnia. Dan Maha Luas (KurniaNya) lagi Maha Mengetahui." [Al-Baqarah: 268]

Syaitan selalu menakutkan-nakutkan manusia dengan kemiskinan dan kefakiran. Ketika kita mahu menginfaqkan sebahagian rezeki, syaitan akan membuka gambaran tentang keperluan-keperluan kita yang belum dipenuhi. Demikianlah syaitan menghalang tangan-tangan manusia dari bersedekah, berinfaq dan mengutamakan keperluan orang lain. Laknatullah sentiasa berusaha membisikkan dunia agar kita beralasan untuk memberi demi keperluan harian dan masa depan, dan seterusnya. Syaitan sentiasa mempengaruhi jiwa manusia dengan keraguan hingga terhalang keinginan untuk berinfaq.

"Dan belanjakanlah sebahagian daripada apa yg telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian pada salah seorang di antara kamu, lalu dia berkata: Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat, yg menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang soleh." [Al-Munafiqun:10]

Menurut para ulama, ayat ini menafsirkan bahawa perkara yang paling dikesali ketika kematian menjemput anak Adam ialah hartanya yang belum disedekahkan, seperti yang Allah gambarkan dalam ayat tersebut. Kerana hidupnya telah dia habiskan mencari harta atau rezeki, namun dia akan meninggalkan semuanya pada anak-anak. Hingga di saat maut menjemput, dia akan berkata, "Mengapakah aku harus meninggalkan hartaku?"

Itsar dan bersedekah adalah dua perkara yang sangat akrab hubungannya. Barangsiapa yang mencintai dirinya, dia akan mencintai hartanya. Tetapi barangsiapa yang mencintai Islam dan Allah, dia akan mencintai saudaranya melebihi cintanya kepada diri sendiri. Oleh itu, antara jalan meraih cinta Allah ialah mencintai sahabat. Untuk mencintai sahabat, jiwa harus memiliki sebuah akhlak, iaitu kepekaan perasaan. Ia adalah perasaan yang indah dan dalam terhadap orang lain, yang lahir dari jiwa yang jernih, sehingga dapat memahami hajat yang terpendam dalam jiwa sahabat, tanpa sahabat tersebut mengungkapkannya. Dalam konteks umat Islam tanpa daulah hari ini, kita harus merasai keperitan saudara-saudara di Palestin, Myanmar, Somalia, dan seluruh dunia. Hari ini dakwah memerlukan harta kita. Oleh itu, berniagalah dengan Allah menggunakan modal harta yang kita miliki. Kerana balasannya adalah keredhaanNya, kejernihan hati, kerinduan pada akhirat dan syurgaNya.

Akhir kalam, marilah merasai nikmat di atas senyuman orang lain..kerana pemberian yang bukan lebihan dari rezeki Ilahi, tetapi dari sesuatu yang kita cintai. Sebagaimana para Ansar merasai manisnya memberikan isteri yang dicinta kepada sahabat Muhajirin. Seperti Ikrimah merasai dua kemanisan; kemanisan itsar dan kemanisan syahid ketika ajal menjemputnya pergi. Maha Suci Allah! Inilah rahsia kekhusyukan mereka, rahsia iman yang berkobar-kobar, dan terus berkobar...

sama2 kita amalkan itsar dalam kehidupan kita, utamakan orang lain daripada diri kita sendiri..
moga Allah bagi kekuatan untuk amalkan dalam kehidupan ini..

Saturday, August 4, 2012

hari ini 15 ramadhan

Bismilahirrahmanirrahim...
hari ini 15 ramadhan, ada satu tragedi telah berlaku pada tarikh ini satu ketika dahulu..
jom baca!

dipetik dari tragedi hitam 15 ramadhan


Mari bersama kita mengambil kesempatan untuk memperingati peristiwa  Tragedi Hitam 15 Ramadan yang berlaku 20 tahun (hijri) yang lalu di Masjid Ibrahimi, Khalil (Hebron), Palestin.
Penjenayah terkutuk yang bertanggung-jawab terhadap tragedi ini adalah seorang doktor Yahudi bernama Baruch Kopel Goldstein yang telah mendapat sokongan jitu daripada pihak tentera Zionis Israel.
Baruch Goldstein 2 Tragedi Hitam 15 Ramadhan....
Penjenayah Tragedi Hitam Masjid Ibrahimi (Hebron Massacre)
Goldstein telah dilahirkan oleh sebuah keluarga Yahudi Ortodox di Brooklyn, New York pada 9 Disember 1956. Beliau telah dibesarkan oleh ibu-bapanya dengan pendidikan agama Yahudi dengan memulakan pengajian sekolahnya di Sekolah Agama Yeshiva of Flatbush dan kemudiannya di Yeshiva University.
enstein college 300x199 Tragedi Hitam 15 Ramadhan....
Albert Enstein College of Medicine, New York City
Beliau menyambung pengajian perubatan di Albert Einstein College of Medicine, New York. Dia kemudiannya berkhidmat bersama Jewish Defence League (JDL), sebuah pertubuhan militan Yahudi yang diasaskan oleh kenalannya di zaman kanak-kanak iaitu Rabbi Meir Kahane.
Goldstein berhijrah ke Palestin yang dijajah(yang dikenali sebagi Israel) pada tahun 1983. Beliau berkhidmat sebagai seorang doktor dalam pasukan penjajah Israel Defence Force (IDF) sebagai anggota simpanan sebelum dinaikkan pangkat sebagai anggota tetap IDF.
IDF soldiers tallitot and weapons 300x225 Tragedi Hitam 15 Ramadhan....
Pasukan pengganas IDF
Goldstein bekerja sebagai doktor yang komited dengan agamanya dan tinggal di penempatan Israel yang bernama Kiryat Arba berhampiran dengan bandar al-Khalil (kini dipanggil Hebron) di mana beliau bekerja sebagai doktor di unit kecemasan. Beliau begitu komited dan telah terlibat dalam merawat mangsa keganasan Arab-Israel tetapi beliau menolak sebarang tugasan untuk merawat rakyat bangsa Arab (Palestin).
Tragedi Hitam 15 Ramadan 1414 H
hebron mosque 300x198 Tragedi Hitam 15 Ramadhan....
Masjid Ibrahimi dan Maqam Ibrahim. Lokasi istimewa untuk umat Islam, Yahudi dan Kristian..
Pada awal pagi Februari 25, 1994 (15 Ramadan 1414) bersempena dengan hari Purim (menurut agama Yahudi), Goldstein telah memasuki Masjid Ibrahimi di Bandar al-Khalil (Hebron) dengan memakai pakaian seragam tentera berserta pangkatnya. Beliau masuk ke dalam masjid Ibrahimi pada waktu subuh dengan gaya sebagai pegawai tentera yang sedang bertugas. Seramai kira-kira 500 orang jemaah sedang membuat persiapan subuh pada ketika itu.
masacre 254x300 Tragedi Hitam 15 Ramadhan....Bagai lakonan yang dirancang licik, beberapa orang tentera Israel yang tidak berpakaian seragam juga telah bersama beliau di dalam operasi ini dengan mengunci semua pintu-pintu masjid. Sepantas kilat, Goldstein kemudiannya melepaskan tembakan dengan membunuh seramai 29 orang jamaah yang sedang bersolat subuh dan telah mencederakan seramai 125 orang jamaah yang lain.
thumb 300x166 Tragedi Hitam 15 Ramadhan....
Darah yang bertompokan membasahi Masjid ibrahimi
Menurut pengawal masjid yang bernama Mohammad Suleiman Abu Saleh, dia bersama beberapa jamaah yang lain telah menangkap Goldstein yang kemudian bergelut untuk melepaskan diri tetapi telah dipukul sehingga mati oleh jamaah yang terselamat daripada tembakan awalnya.
Tragedi ini telah menyebabkan berlakunya beberapa rusuhan di beberapa tempat dan seramai 25 orang rakyat Palestin yang lain telah dibunuh oleh IDF pada minggu yang berikutnya dengan alasan untuk mengekalkan keamanan. Manakala seramai 5 orang Israel telah dibunuh oleh rakyat Palestin yang bangkit menentang kezaliman ini.
Kerajaan Israel kemudiannya telah mengenakan perintah berkurung selama dua minggu kepada 120,000 penduduk Palestin di Khalil (Hebron). Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin telah menelefon pemimpin PLO, Yasser Arafat dan menyifatkan serangan itu sebagai jenayah dan perbuatan yang menjijikkan oleh seorang yang tidak siuman.
honor killer 300x286 Tragedi Hitam 15 Ramadhan....
Penghormatan terakhir kepada penjenayah
Namun tindakan tersebut hanyalah sebahagian daripada ribuan siri tipu muslihat mereka banyak. Malahan ramai di kalangan Yahudi Zionis yang beranggapan bahawa Goldstein adalah seorang wira mahu pun seorang ‘wali’ boleh kebanyakan mereka.
Baruch Goldstein tomb Tragedi Hitam 15 Ramadhan....
Dianggap sebagai Makam Pahlawan.
Di perkuburannya juga telah didirikan tanda peringatan yang menjadi tumpuan pelawat dari masa ke semasa sehingga ke hari ini.
Sejarah jenayah Zionis kepada umat islam terus berulang dari masa ke semasa. Adakah kita sekadar mahu menjadi pemerhati terhadap rentetan sejarah yang berliku ini?
Ramadan adalah bulan perjuangan.
Selamat berjuang….

*** yahudi sentiasa mempunyai agenda untuk menhancurkan umat islam, mereka tidak pernah berhenti untuk mengalahkan agama Allah..
bagaimana pula kita????

Friday, August 3, 2012

ramadhan dan rohingya...

bismilahirrahmanirrahim....

alhamdulillah,segala puji hanya bagi Allah tuhan sekalian, selawat dan salam keatas rasulullah saw serta sahabat dan keluarga baginda...
marilah kita sentiasa menjadi hamba Allah yang sentiasa bersyukur dengan atas nikmat yang Allah kurniakan, janganlah kita menjadi golongan yang suka meminta-minta, mudah berkeluh resah dan tidak rasa cukup dengan apa yang ada..
nikmat Allah, kurniaan Allah tak pernah kurang..
sepertimana firman Allah:
"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya" (An-Nahl: 18)
masyaAllah banyaknya nikmat Allah...

salam ramadhan kareem buat teman-teman yang dikasihi sekalian,
alhmdulillah kita sudah menjangkau ke pertengahan ramadhan..setiap kali terawikh saya suka mendongak ke langit, meninggikan 'angle of elevation' saya dari permukaan bumi =)...melihat bulan yang beransur berubah ke bulat, menuju bulan pernama.lantas hati berkata, masyaAllah cantiknya Allah buat bulan..

terawikh saya tahun ni berubah tempat dari tahun lepas, masih lagi di bumi Allah limbang.cuma, tahun ini saya dan 'housemate' lebih suka untuk meimarahkan surau sekolah kami.pada masa yang sama dapat bersama pelajar-pelajar dan mendekati mereka,insyaAllah..mudah2an Allah beri kekuatan buat kami.

seusai terawikh beberapa hari yang lepas, saya sempat berbual ringkas dengan seorang ustzh sekolah.perbualan kami berkisar tentang apa yang berlaku dengan saudara kita yang ditindas tidak dibela, mereka ditindas oleh kuasa yang menganggap diri mereka hebat dan berkuasa,sedarlah.. tiada yang hebat dan berkuasa melainkan Allah swt. betapa kejamnya sikap manusia pada hari ini, ingatlah Allah pasti memberi balasan ke atas mereka yang berbuat jahat terhadap umat islam di atas bumi Allah ini..Allah tidak pernah memungkiri janji..

insyaAllah dikesempatan ini saya ingin kongsikan berita tentang saudara kita iaitu saudara muslim rohingya yang berhadapan dengan maut dalam ramadhan ini. artikel ini dipetik dari web haluan.

ARAKAN, MYANMAR, 14 Julai 2012 -- Rusuhan dan pembunuhan susulan di wilayah Arakan di Myanmar yang meletus sejak 3 Jun lalu masih berterusan. Agensi-agensi bantuan kemanusiaan memberi amaran akan berlakunya tragedi kemanusiaan sekiranya masyarakat dunia tidak menyekat tindakan pihak berkuasa Myanmar meminggir puluhan ribu mangsa keganasan iaitu etnik Rohingya daripada dunia luar.
Keadaan masyarakat Rohingya yang terperangkap di barat Myanmar itu dikelaskan oleh petugas-petugas kemanusiaan sebagai sebuah penjara terbuka. Semalam, Jumaat 13 Julai, seramai 10 petugas bantuan kemanusiaan termasuk lima orang petugas PBB ditangkap oleh pihak berkuasa Myanmar. Tindakan ini menyebabkan usaha bantuan kemanusiaan tidak dapat digerakkan walaupun mangsa-mangsa sedang berhadapan dengan krisis makanan dan kesihatan yang meruncing.
rohingya-02Masyarakat Rohingya berhadapan dengan kelaparan akibat sekatan darurat yang dikenakan ekoran rusuhan tersebut. Menurut wakil NGO Action Against Hunger, Tarik Kadir, mangsa-mangsa kini sedang berhadapan dengan masalah kesihatan dan malnutrisi. "Masalah malnutrisi sudahpun melanda. Kami jangka ia akan meningkat secara mendadak jika bantuan kemanusiaan tidak diberikan secara terus kepada mereka dengan bebas tanpa bertangguh lagi. Petugas-petugas kemanusiaan perlukan jaminan keselamatan," kata beliau. NGO tersebut terpaksa meninggalkan wilayah utara Arakan itu, di mana terdapat 800,000 Rohingya sedang berhadapan dengan masalah malnutrisi. Dengan kekurangan akses kepada rawatan perubatan, keadaan mereka akan bertambah buruk.
"Dengan musim hujan yang bakal tiba, dalam berhadapan dengan semua masalah ini (keadaan masyarakat Rohingya dan kekangan yang dihadapi oleh NGO), kita tidak perlu sebarang perkiraan, tunggulah ketibaan krisis kemanusiaan", sambung Tarik Kadir.
Timbalan Pengarah Human Rights Watch (HRW) bagi Asia, Elaine Pearson yang baharu pulang dari lawatan ke Arakan turut mendakwa berlakunya tangkapan beramai-ramai oleh pihak berkuasa Myanmar ke atas masyarakat Rohingya. "Polis, askar dan polis sempadan menembak dan membunuh Rohingya, manakala mereka yang ditangkap dipisahkan dari dunia luar," kata beliau sebagaimana dipetik oleh akhbar The Guardian UK.
Akhbar The Guardian UK turut melaporkan bahawa seorang penduduk di Maungdaw di utara Arakan melihat sekumpulan lelaki Rohinhya, termasuk kanak-kanak berumur 12 tahun didera di sebuah stesen polis. Setelah menjalani interogasi berkaitan serangan dan rusuhan di bandar tersebut, pihak polis menyerahkan mereka kepada pemuda-pemuda Arakan yang berada di stesen berkenaan. "Saya lihat pemuda-pemuda Arakan membakar kemaluan seorang tua menggunakan cerut (rokok) dan memukul pemuda Islam yang ditangkap itu dengan batang besi dan menjolok dubur mereka menggunakan batang kayu".
Sebuah lagi NGO, Arakan Project, mendakwa sekumpulan sami bertindak menyekat bantuan makanan daripada dibawa masuk ke kota Sittwe. Wakilnya, Chris Lewa berkata laporan kejadian serupa turut berlaku di tempat-tempat lain.  
Statistik sebenar tentang kemalangan manusia akibat tragedi ini sukar untuk dikumpul kerana pihak berkuasa Myanmar menghalang pemerhati luar daripada memasuki wilayan utara Arakan, tempat masyarakat Rohingya berteduh. "Kita bimbang tidakan ini adalah usaha untuk menyekat Rohingya daripada makanan dan menyebabkan kebuluran, seterusnya menyebabkan mereka berhijrah lari keluar," kata Lewa.
Bayangkanlah bagaimana masyarakat Rohingya berhadapan dengan tindakan zalim pihak pemerintah sejak tahun 1942 lagi. Ramadhan yang bakal menjelang disambut gembira oleh kita di Malaysia, namun mereka mungkin tidak sempat untuk memikirkan perkara lain selain menjaga survival akidah dan keluarga mereka. Yang pasti, kita sebagai seorang yang beriman tidak boleh berdiam diri. Sekurang-kurangnya hulurkanlah munajat dan doa ikhlas sepanjang Ramadhan, semoga Allah mengampunkan kealpaan kita dan memberi kedamaian kepada masyarakat Rohingya, saudara seakidah kita.
Sebarang derma dan sumbangan untuk membantu masyarakat Rohingya ini bolehlah disalurkan melalui:
"Tabung Kebajikan dan Kemanusiaan HALUAN" di Maybank bernombor 5622 6350 2611.
rohingya-03Walaupun ada pelarian Rohingya yang berjaya menyelamatkan keluarga ke negara jiran, mereka dihalang mendarat dan dipaksa beredar pulang.
rohingya-05Rumah-rumah masyarakat Rohingya dibakar dalam rusuhan.
rohingya-06Foto terbitan AFP ini menunjukkan kampung-kampung Rohingya yang dibakar oleh pelampau Arakan. Ramai Rohingya yang dibunuh, ditangkap, diperkosa dan tidak kurang yang melarikan diri ke sempadan Bangladesh.
rohingya-07Keadaan khemah pelarian Rohingya yang sangat dhoif dan tidak mempunyai infrastruktur asas mahupun saliran air. Penempatan ini tidak akan dapat bertahan apablia musim hujan tiba nanti.

--------------
Sumber disusun oleh Nizam Awang daripada Majlis Ulama Rohingya dan The Guardian UK.
mungkin ada yang tertanya siapakah muslim rohingya...insyaAllah, klik di link di bawah untuk maklumat lanjut
  1. siapa rohingya-ini langkahku
  2. pembunuhan etnik rohingya-mindaahad
  3. khutbah sentuh isu rohingya-malaysia harmoni
kita sentiasa ingt kan, setiap muslim itu bersaudara..
Dari Nu’man bin Basyir r.a., katanya Rasulullah saw. bersabda:
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencinta, saling mengasihi dan saling menyayang, bagaikan sebuah tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh merasa sakit, maka seluruh tubuh merasa sakit, tidak dapat tidur dan terasa demam.”
Hadith riwayat Muslim.
sama-sama kita doa sepanjang ramadhan ini..moga nasib muslim rohingya di bela, dan ditingkatkan kesabaran dalam hati mereka menempuh ujian dariNya..
ujian Allah itu sentiasa ada, jangan sangka diri kita sendiri tidak di uji....
insyaAllah itu sahaja untuk kali ini,semoga bermanfaat..
terima kasih atas kunjungan kalian..semoga ramadhan tahun ini yang terbaik..sentiasa kita semak mutaba'ah amalan kita sepanjang ramadhan ini...moga2 semua amalan dapat laksanakan,insyaAllah...