Tuesday, July 17, 2012

Doa Seperti Akses Internet

salam sejahtera buat pembaca yang budiman..
semoga kalian di bawah rahmat Allah..


dah lama saya simpan artikel ini, untuk tatapan bersama...
rasanya kita sentiasa perlu kepada internet..
namun ada masanya ia laju...cepat saja loading...
tp,kadang kala ada juga masanya perlahan..sampai ada yang nak marah...


insyaAllah,disini saya nak kongsikan tentang doa, cara cepat untuk kita dapatkan sesuatu dari Allah..
seperti mana kata seorang sahabat, doa ni ibarat senjata seorang muslim...


kalau internet nak loading information, gambar, etc...tetapi doa ni kita nk loading rahmat Allah, rezeki Allah dan pengampunan allah..hebatkan doa...


jom sama2 kita baca..semoga bermanfaat buat semua..insyaAllah

Doa Seperti Akses Internet
oleh: ibnu islami


dakwatuna.com - Internet dan pengguna internet saat ini telah hampir digunakan dari semua kalangan, dari mahasiswa, anak sekolah, orang kantoran, ibu rumah tangga, pengangguran, anak TK, dari yang digunakan untuk main game, interaksi sosial, mencari wawasan, mencari ruang, hingga internet telah menjadi target-target program perusahaan dan pemerintahan “Internet masuk desa”.
Lalu ada apa dengan doa? Dalam menggunakan internet, melakukan akses dipengaruhi biaya/paket yang dikeluarkan, waktu dan tempat mengakses internet, belum lagi hardware-software yang digunakan untuk mempercepat akses, dan doa pun juga seperti akses internet.
Kecepatan akses internet, kadang tergantung kapan kita menggunakan internet, di pagi hari, siang, sore, atau malam, kalau jam-jam aktivitas menggunakan internet lebih lambat, begitu juga dimana kita menggunakan internet, di kampus, di rumah, di perkotaan, di desa, kadang ada orang yang membangun mini tower signal untuk mendapat sinyal kuat, kadang mencari tempat-tempat yang menyediakan akses kecepatan yang lebih, pakai modem paket bulanan, mingguan, harian, unlimited, atau dengan kuota yang kecepatan tergantung harga dari paket. Bagaimana dengan doa? Hadits Rasulullah:
1. Sepertiga Akhir Malam
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia pada sepertiga akhir malam terakhir, lalu berfirman: Barangsiapa yang berdoa, pasti akan Kukabulkan, barangsiapa yang memohon pasti akan Aku perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti akan Ku ampuni.” (HR Bukhari)
2. Di saat berbuka puasa
Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu’anhu, dia mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak.” (HR Ibnu Majah)
3. Pada shalat fardhu sebelum salam di tasyahud akhir
Dari Abu Umamah Radhiyallahu’anhu, Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah Subhanahu wata’alla, beliau menjawab:
“Di pertengahan malam yang akhir dan pada setiap dubur shalat fardhu.” (HR At Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani)
4. Di antara adzan dan iqamah
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah.” (HR Abu Daud, dishahihkan Al-Albani)
5. Pada saat sedang turun hujan
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
“Dua doa yang tidak pernah ditolak; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu turun hujan.” (HR Hakim dan dishahihkan oleh Al-Albani)
6. Pada waktu bangun tidur malam hari bagi orang yang bersuci dan berdzikir sebelum tidur
Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya.” (HR Ibnu Majah)
Ada waktu-waktu yang memang membuat doa itu menjadi lebih spesial dibanding doa-doa di waktu lain, seperti di antara yang telah disebutkan di atas. Sepertiga malam, akses di internet di waktu malam akan lebih cepat karena apa? Pengguna internet pada tidur, pengguna internet berkurang, dan sepertiga malam adalah waktu doa, karena merekalah yang bangun di kala orang lain tidur dan waktu yang sulit untuk bangun, mereka berdiri untuk shalat di saat orang lain terbaring di tempat tidur, mereka membasahi diri mereka dengan air wudhu dan tangisan di saat orang lain sedang menutup matanya. Jangan mengeluh ketika hujan, berdoalah karena hujan adalah rahmat, banjir, longsor, dan bencana yang terjadi di saat hujan, bukan karena hujannya, tapi coba introspeksi kerusakan apa yang telah diperbuat manusia, di saat orang banyak mengeluh, “yah hujan, pake hujan segala lagi, kok hujan sih” maka janganlah menjadi pribadi-pribadi yang seperti itu, berdoalah yang baik.
Dan tempat dimana orang itu berdoa, betapa banyak orang-orang mencari tempat makan yang ada akses internetnya, tempat prasarana umum yang ada akses internetnya, maka seharusnya kita juga mencari tempat-tempat yang di situlah doa mudah terkabulkan, di masjid, di majelis ta`lim, di Masjidil Haram, tempat-tempat yang telah Allah berkahi dan memiliki keutamaan karena Allah yang telah memberikannya, rumah-rumah yatim karena di sana banyak anak yatim, santuni anak yatim, rumah para ulama(sekolah, pondok pesantren) bukan karena rumahnya tapi karena di sana ada ulama dan orang-orang shalih, mereka adalah orang-orang yang dekat dengan Allah, silaturahim ke rumah ulama, ke rumah guru-guru, ke rumah saudara-saudara dan perbanyaklah saudara yang shalih,
Doa seorang muslim terhadap saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya
Dari Abu Darda’ Radhiyallahu’anhu, dia berkata bahwa Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Tidak seorang muslim berdoa untuk saudaranya yang tidak ada dihadapannya kecuali ada seorang malaikat yang ditugaskan berkata kepadanya: ‘Aamiin, dan bagimu seperti yang kau do’akan.” (HR Muslim)
Bukan ke kuburan, bukan ke dukun, melakukan kesyirikan dengan bertawasul kepada orang-orang yang sudah mati, perbanyaklah pulang ke rumah yang masih orang tuanya hidup, pergi ke pantai mengarung sesaji, meminta kepada setan. Lalu perbanyaklah waktu di rumah yang orang tuanya masih hidup, berbaktilah:
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, dia Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam bersabda:
“Tiga doa yang tidak ditolak; doa orangtua terhadap anaknya, doa orang yang sedang puasa, dan doa seorang musafir.” (HR Baihaqi dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Selain tempat dan waktu, kita juga membayar paket internet. Maka paket doa adalah dengan amalan-amalan baik yang kita lakukan, shalat, puasa, baca Quran, sedekah, silaturahim, mohon ampun, berhenti dan berusaha semaksimal untuk berkurang maksiat yang kita lakukan tiap waktunya dan amalan lainnya, bahkan kita diperbolehkan berdoa dengan menyebut amalan baik kita(bertawasul dengan amalan baik). Dalam berdoa yang ditekankan adalah kita hidup ini sebenarnya dalam keadaan berperang, selain berperang dengan godaan setan, nafsu, maksiat, kita juga sedang berperang dalam doa, usaha, dan dalam tawakkal, maka kita juga harus punya dan memanfaatkan strategi-strategi yang telah Allah dan RasulNya beritahukan, memang Allah maha Mengabulkan, Maha mendengar, Maha mengetahui, tapi kita sedang berperang setidaknya doa kita juga berperang dengan maksiat yang telah kita lakukan, karena sesungguhnya maksiat adalah penghalang terkabulnya doa. Wallahu`alam.





ayuh sahabat sekalian...tunggu apa lagi...sama2 tingkatkan amal...
tingkatkan doa kita..pergantungan kita kepada Allah swt...
lebih-lebih lagi ramdhan sudah memanggil..mudah2an kita dapat berada dalam madrasah ramadhan pada tahun ini..inAllah

Thursday, June 21, 2012

pintu syaitan

bismilahirrahmanirrahim....
alhamdulillah,segala puji hanya bagi Allah tuhan sekalian alam.selawat dan salam kepada sahabat serta keluarga baginda saw..

semua tahu kan,gamba apa di atas?..itulah pintu, hanya sekeping kayu tetapi bila buka, kita terus boleh masuk.bila tuan rumah buka pintu,itu tandanya dia mengizinkan kita masuk ke rumahnta..nak masuk kereta pun ada pintu..seronok kan,bila nak masuk kereta ada org tolong bukakan =)...

tahukah rakan-rakan yang dikasihi sekalian, dalam diri kita juga ada pintu,kalau kita buka pintu ni siapa akan masuk yer?

dipetik dari buku apa ertinya saya menganut islam di tulis oleh Fathi Yakan, seorang salihin berkata 


"Saya telah merenung dan memikirkan cara-cara dari pintu manakah syaitan masuk ke dalam diri manusia, ternyata ia masuk ke dalam diri melalui sepuluh pintu."


bahayanya, dalam diri kita ada pintu untuk syaitan..saya mengajak kawan-kawan semua mari kita kenali dan fahami kesepuluh pintu itu...pintu


Pertama:
Tamak dan buruk sangka, maka aku menghadapinya dengan sifat menaruh kepercayaan dan berpada dengan apa yang ada.


Kedua:
Cintakan kehidupan dunia dan panjang angan-angan, lalu aku menghadapinya dengan perasaan takut terhadap kedatangan maut yang boleh berlaku saban waktu.


Ketiga:
Cintakan kerehatan dan kemewahan, lantas aku menghadapinya dengan keyakinan bahawa kenikmatan itu akan hilang dan balasan buruk pasti menanti.


Keempat:
Kagum terhadap diri sendiri ('Ujub), lantas aku menghadapinya dengan rasa terhutang budi kepada Allah dan kepada akibat yaburuk.


Kelima:
Memandang rendah terhadap orang lain dan tidak menghormati mereka, lalu aku menghaddengan mengenali hak-hak mereka serta menghormati mereka secara wajar.


Keenam:
Hasad (dengki), lalu aku menghadapinya dengan sifat berpada (qana'ah) dan reda terhadap kurniaan Allah kepada makhluknya.


Ketujuh:
Riya' dan sukakan pujian orang. Lalu aku menghadapinya dengan ikhlas.


Kelapan:
Bakhil (kedekut), lalu aku menghadapinya dengan menyedari bahawa apa yang ada pada makhluk akan binasa manakala yang kekal itu berada di sisi Allah.


Kesembilan:
Takabbur (membesarkan diri), lalu aku menghadapinya dengan rasa tawaduk.


Kesepuluh:
Tamak haloba, lalu aku menghadapinya dengan mempercayai ganjaran yang disediakan di sisi Allah dan tidak tamak terhadap apa yang ada di sisi manusia.


Di antara arahan-arahan yang di anjurkan oleh Islam sebagai jalan untuk mengelak serangan dan tipu daya syaitan ialah agar sentiasa seseorang itu mengingati Allah apabila memulakan setiap pekerjaan. 


Satu riwayat daripada Abu Hurairah berhubung dengan hal ini menyebutkan: "Syaitan bagi orang-orang mukmin telah bertemu syaitan bagi orang-orang kafir, lalu di dapati syaitan bagi orang-orang kafir dalam keadaan gemuk-montel sedangkan syaitan bagi orang-orang mukmin dalam keadaan kurus kering bertelanjang dan kusut masai. 
Lalu syaitan bagi orang-orang kafir itu bertanya kepada syaitan bagi orang-orang mukmin: Kenapa kamu kurus kering?. 


Lalu ia menjawab: "Aku bersama seorang lelaki yang apabila ia makan ia menyebut nama Allah, lalu aku terus kelaparan, apabila ia minum ia menyebut nama Allah, lalu aku terus dalam keadaan dahaga, apabila ia memakai pakaian ia menyebut nama Allah menyebabkan aku terus bertelanjang. Apabila ia memakai minyak rambut juga ia menyebut nama Allah menyebabkan aku terus kusut masai". Kemudian syaitan bagi orang-orang kafir itu berkata: "Tetapi aku bersama lelaki yang tidak berbuat demikian sedikitpun, maka bolehlah aku berkongsi makan, minum dan pakai dengannya".


so, mcm mana kawan2..nak syaitan tu gemok ke kurus?
mestilah nak kurus kan, jom kita tutup semua pintu tu rapat2..
jgn bg syaitan masuk. ye...


inAllah, ada rezeki kita jumpa lagi...
terima kasih atas kunjungan =)....

Thursday, June 7, 2012

selingan:cuti pertghn tahun


alhamdulillah,segala puji hanya bagi Allah...
mari lah kita sentiasa dalam keadaan bersyukur dengan apa sahaja yang Allah 
berikan untuk kita..


cuti sekolah berbaki beberapa hari shj lagi..
berat je hati nk balik ke limbang...
bila teringtkan pelajar,amanah n tanggungjwb..cuba juga kuatkan hati...


kepada cikgu2,kawan2, dan juga adik2 sekolah yg sedang menikmati cuti sekolah..
manfaatkan cuti anda ye..
yang penting quality masa yang kita digunakan bukan
quantity masa yg kita ada..betul ke?


Saturday, May 5, 2012

rindu

bismilahirrahmanirrahim..


bila kita semakin dewasa, 
tinggal berjauhan dengan keluarga,
rasa rindu pada mak pasti akan datang,
detik manis bersama ayah juga akan terkenang...
indahnya...saat bermanja dengan mereka...


tetapi, pada waktu dan ketika,
kita akan rindu juga pada seseorang...
sapa ye?
erm...saya sekarang sedang rindukan diri saya yang dahulu...
saya yang bergelar seorang pelajar setahun yang lepas...
masa yang sentiasa dipenuhi dengan suasana tarbiah,
pendek kata proses tarbiah yang tersusun...


setiap minggu ada sahaja program untuk mengisi hati ini...
bukan setakat menyampaikan..
bahkan turut menerima dan mendengar....
realiti kerja skrg,tambahan pula berada dlm suasana yang memerlukan diri sendiri membina biah solehah, kuranglah menerima dan mendengar dek banyak menyampaikan..
moga Allah merahmati apa yang disampaikan dan memudahkan diri ini untuk menyampaikan kalamnya dengan sempurna...ameen ya rabb...


ingin saya kongsikan di sini satu cetusan rasa oleh adik yang sedang belajar jauh di seberang laut, mukminahmujahidah 



Rindu Aku yang Dahulu.....


Merindui saat-saat dahulu,
Saat diri bergetar mendengar namaMu,
Saat diri bersungguh mendekatiMu,
Saat diri bergantung hanya padaMu,
Saat diri sensitif terhadap dosa,
Saat manisnya menjaga pandangan mata,
Saat manisnya menjaga lidah,
Saat manisnya bangun malam menghadapMu,
Saat manisnya menjaga hati dari penyakit jiwa,
Saat manisnya menjaga pergaulan,
Saat diri merasa nikmat dengan Al-Quran,
Saat diri taat kepadaMu.
Saat diri ikhlas membantu,
Saat diri ikhlas menyumbang.
Saat diri ikhlas beramal.
Rindu saat-saat dahulu Ya Allah…
Izinkanlah untuk aku kembali merasainya…
Dan kekal taat…
Sebelum ajal menjemputku.

Monday, March 19, 2012

Thabat dalam perjuangan

Thabat Dalam Perjuangan, sumber halaqah muntijah



Ibarat laut tidak bertepi, begitulah fitrah perjuangan tidak pernah akan selesai dalam berdepan dengan pelbagai cubaan, ujian dan kematangan, khususnya buat para duah dan harakah Islam. Para duah akan berhadapan dengan cabaran dan ujian dari dalaman dan luaran persekitaran mereka. Cabaran dalaman, mereka akan bertempur dengan gejolak hawa nafsu, kematangan pemikiran serta gundah gulana jiwa dan perasaan sendiri.  Cabaran dari luar pula, para da’i akan menghadapi musuh dan sengketa dari pelbagai pihak, khususnya dari golongan yang tidak mahu melihat Islam bertapak dan berkembang menjadi risalah kehidupan dan mentadbir alam ini.
Namun janganlah para duah merasa lemah dengan segala macam ujian dan mehnah yang melanda. Sesungguhnya ujian dan mehnah yang melanda dalam kehidupan para da’i adalah merupakan petanda dan signal kecintaan Allah terhadap mereka. Rasulullah saw. berpesan”
“Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum maka ia akan mengujinya.”
Selain itu, Allah swt. tidak akan meninggalkan para duah yang ikhlas keseorangan dalam menghadapi ujian, cubaan dan mehnah. Allah swt. menjadikan al-Quran yang mampu mengubati jiwa-jiwa ini secara halus dan mendalam.  Terapi Rabbani ini dahulu telah dipraktikkan oleh generasi yang berpegang teguh pada agama ini sehingga mereka berhasil menyandang kemuliaan di sisi Allah swt.  Terapi tersebut terdapat dalam surah al-Anfaal, ayat 45-46.
Firman Allah swt:
“Wahai orang-orang Yang beriman! apabila kamu bertemu Dengan sesuatu pasukan (musuh) maka hendaklah kamu tetap teguh menghadapinya, dan sebutlah serta ingatilah Allah (dengan doa) banyak-banyak, supaya kamu berjaya (mencapai kemenangan). Dan Taatlah kamu kepada Allah dan RasulNya, dan janganlah kamu berbantah-bantahan; kalau tidak nescaya kamu menjadi lemah semangat dan hilang kekuatan kamu, dan sabarlah (menghadapi Segala kesukaran Dengan cekal hati); Sesungguhnya Allah beserta orang-orang Yang sabar.” (al-Anfaal:45-46)
1.Thabat
Salah satu sikap yang harus dimiliki oleh seorang muharrik adalah thabat, iaitu ia harus selalu berusaha untuk tetap konsisten dalam kebenaran , teguh memikul beban dakwah yang sentiasa berhadapan dengan kesempitan dan kesulitan dalam perjuangannya. Dia tetap tegak berdiri di atas jalan dakwah dan sentiasa memelihara proses tarbiah dirinya berjalan samada dalam keadaan suka, duka, senang, perit, lapang, sibuk, muda dan tua. Samada bersama pengikut yang ramai atau saat tiada pengikut seorangpun, perjuangannya tetap berjalan membela agama Allah swt.
Sebagaimana yang diungkapkan dalam ayat di atas, sikap thabat akan menjadi kunci penentu keberhasilan yang seterusnya. Di antara bukti peristiwa dalam hal ini adalah hancurnya dinding thabat beberapa orang dalam pasukan Islam ketika melihat ghanimah pada peperangan Uhud.
Sayyid Qutb menjelaskan:
Sikap thabat adalah awal perjalanan menuju kemenangan. Sikap thabat yang akan menentukan sang pemenang antara dua kelompok. Orang-orang mukmin barangkali tidak mengetahui bahawa musuh-musuh mereka menderita penderitaan yang lebih besar dan bahawa musuh-musuh Islam turut mengalami rasa sakit yang sama seperti yang dirasai oleh kaum muslimin. Namun perbezaannya bahawa mereka musuh-musuh Islam itu tidak dapat memohon kepada Allah swt. seperti permohonan kaum mukminin. Mereka tidak akan dapat apa-apa bantuan dari Allah swt. yang akan memantapkan langkah dan hati mereka. Sesungguhnya jika kaum mukinin tetap thabat, nescaya musuh-musuh mereka akan segera hancur dn dikalahkan. Siapakah yang dapat menggoyahkan pendirian kaum mukminin sedangkan mereka thiqah (yakin) dengan salah satu dari dua kebaikan, hidup mulia dengan kemenangan atau syahid di jalan Allah swt. sementara musuh mereka tidak mengingini selain dunia dan bagi mereka tidak ada kehidupan lagi setelah mati. (Fi Dzilal al-Quran, Sayyid Qutb)
Generasi Yang  Thabat
Pembinaan sikap thabat bagi setiap para duah di atas jalan dakwah, pasti akan mengundang kentungan yang tinggi buat diri mereka sendiri di sisi Allah swt. Ayuh kita membelek kisah ringkas generasi awal dakwah yang thabat saat menyonsong dakwah ini;
Jika orang-orang musyrik Quraisy tidak merampas harta Shuhaib Ar Rumi ra saat beliau mahu berhijrah bersama Rasulullah saw. ke Madinah, apakah ia akan meraih tingkatan “Sungguh perniagaan Abu Yahya (Shuhaib Ar-Rumi) itu beruntung.” (Diriwayatkan Al Hakim)
Jika orang-orang Quraish tidak menyiksa keluarga Yasir ra. Apakah keluarga Yasir mendapat kehormatan, “Sabarlah keluarga Yasir, sesungguhnya tempat kalian kelak di syurga.” (Diriwayatkan Al Hakim, Ath-Thabrani dab Abu Nu’aim)
Sikap Bilal ra. thabat saat disiksa Umaiyah bin Khalf dan para algojonya, beliau meraih tingkatan “Bilal tokoh kami” (Diriwayatkan Al-Bukhari)
“Arasy Ar-Rahman bergetar kerana kematian Sa’ad Bin Muadz.” (Diriwayatkan Al-Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibn Majah dan Ahmad), itulah dia pejuang Islam yang thabat, Sa’ad bin Muadz, beliau berkorban dan terkorban di jalan Allah.
Ketika mendengar Rasulullah saw bersabda di perang Badar bahawa Allah swt. memasukkan orang yang syahid di jalan-Nya ke syurga, Umair bin Al-Hammam berdiri seraya bertanya, “Wahai Rasulullah, syurga yang luasnya seluas langit dan bumi? Rasulullah saw bersabda, “Betul.” Umair bin Al-Hammam berkata, “Hebat! Hebat!.” Rasulullah saw bersabda, “Mengapa engkau berkata hebat! Hebat?” Umair bin Al-Hammam berkata, “Wahai Rasulullah, aku berkata seperti itu dengan harapan boleh menjadi penghuni syurga.” Rasulullah saw bersabda, “Engkau penghuni syurga.” Setelah itu Umair bin Al-Hammam mengeluarkan beberapa kurma dari bekalannya, memakannya, lalu berkata, “Jika aku hidup untuk makan kurma-kurma ini, maka itu terlalu lama.” Lalu ia buang kurmanya dan bertepur, hingga terbunuh. (Diriwayatkan Muslim dan Malik)
Para duah harus faham sejelasnya bahawa kemenangan Islam amat memerlukan generasi yang thabat dalam perjuangan, bukan dengan orang-orang yang bermalasan dan orang yang terbiasa dengan hidup mewah dan keseronokan. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr. Najih Ibrahim, Islam tidak mungkin tertegak dan menjadi kuat dengan orang-orang seperti itu. Islam menjadi kuat dan kukuh dengan orang-orang yang berjiwa besar, yangh sentiasa thabat dalam memikul amanah walau apapun fasa dan marhalah harakahnya sedang dilalui. Tidak pernah lelah dan menyerah kepada keadaan semasa atau memberi alasan ke”tua”anya untuk memperlahankan langkah dakwahnya.
Teladani kisah thabat anas bin An-Nadhr, begitu tinggi nilai thabatnya dalam perjuangan. Beliau berkata, “Jika Allah mengizinkanku memerangi orang musyrik, Dia akan melihat apa yang kerjakan.” Sahih! Anas bin An-Nadhr miliki kesempatan hadir di dimedan jihad dalam perang Uhud. Di perang itu, beliau bertempur habis-habisan, hingga ditemui 80 luka di badannya saat dia syahid. Bahkan, tubuhnya dirobek-robek dan hanya dikenali oleh saudara perempuannya dengan melihat jari jemarinya (Diriwayatkan Al Bukahri, Muslim, At-Tirmidzi, An Nasai dan Ahmad)
Bagaimana thabatnya Abu Bakar ra. pada hari penumpasan kelompok murtad saat menerajui khilafah Islam dari tangan Rasulullah saw. Saat itu beliau walaupun telah berusia dan mudah menangis, beliau berkata dengan penuh tekad dan thabat;
“Demi Allah, aku pasti memerangi orang-orang yang memisahkan solat dengan zakat, kerana zakat itu hak harta. Demi allah, andai mereka menolak bayar zakat unta dan kambing yang dulu mereka bayarkan kepada Rasulullah saw. aku pasti memerangi mereka, kerana ereka menolak membayar zakat tersebut.” (Diriwayatkan al-Bukhari dan Ahmad)
Kita teladani thabatnya Mus’ab bin Umair ra., membuatnya membuang masa reaja dan kehidupan serba mewahnya lalu beralih menjalani kehidupan sukar, miskin dan penuh derita. Tekad dan thabatnya beliau menjadi unsur penting keislaman sebahagian besar penduduk Madinah. Saat beliau di medan perang, beliau berjuang hingga akhir hayatnya. Ketika beliau memegang panji perang saat bertempur, tangan kanannya terpotong, lalu beliau memegang panji perang itu dengan tangan kirinya. Tangan kirinya juga terpotong, lalu beliau memegang panji perang itu dengan kedua lengannya. Dalam situasi tersebut, Mus’ab bin Umair diserang oleh ibnu Qumi’ah (semoga Allah melaknatnya) dengan pedang hingga gugur sebagai syahid. Itulah Mus’ab, yang dulunya pernah merasa hidup mewah, saat mengkafannya, hanya ada sehelai kain kafan sahaja. Saat kaum muslimin menutup kepalanya, keduakakinya terlihat. Dan jika mereka menutup kedua kakinya, kepalanya terlihat.
Justeru, penting bagi setiap duah di jalan dakwah membina sikap thabat dalam agamanya, Rasulullah saw. berdoa:
“Ya Allah, aku minta agar thabat dalam semua urusan dan tekad kuat berada di atas petunjuk.”
Semoga terapi Al Quran dan kemuliaan perjuangan Rasulullah saw dan para sahabat menyedarkan kita akan kepentingan thabat, sehingga terbina satu prinsip kukuh di jiwa kita sebagaimana dikatakan oleh Imam Syafi’i:
“Istirehatnya seseorang lelaki (aktivis) itu adalah satu bentuk kelalaian”
reminder untuk kita semua..
semoga terus thabat dalam perjuangan ini...
walau dimana kita berada..

Friday, February 24, 2012

kanak-kanak yang berjiwa besar

bimilahirrahmanirrahim..
assalamualaikum wbt...


sama-sama kita hayati komik ringkas ini..
ringkas tapi padat...
tentang negara S



Kisah di atas diinspirasikan dari maklumat terkini berkenaan negara S (baca: Syiria). Ramai juga yang baru tahu semenjak kunjungan pembantu khas Dr Yusof Qardhawi datang ke Malaysia untuk explain perihal Syiria ini. 

Rupa-rupanya kekejaman yang berlaku di sana sangaaat kejam! Namun, tiada maklumat dalam dan luar internet yang menceritakan keadaan sebenar mereka. Malah dicover up dengan berita sebaliknya!..



Thursday, February 23, 2012

syria is bleeding

Berada di limbang, membuat saya benar-benar menghargai kemudahan internet...
dengan adanya broadband, banyak membantu saya untuk tahu tentang maklumat terkini...


dan yang terkini pada hari ini....
sesuatu telah berlaku pada saudara sesama akidah kita...
baru hari ini saya terbaca banyak artikel yang berkaitan negara syria...
pada saya sebuah negara yang kaya dengan ilmu quran dan hadis...


terima kasih buat mereka yang berkongsi maklumat....
sama2lah kita menjadi umat yang saling mengambil tahu hal orang islam yang berada di tempat lain..
sejajar dengan hadis Rasulullah saw:
“Barangsiapa yang tidak mengambil tahu hal orang Islam yang lain, maka bukan dari kalangan KAMI”


untuk lebih lanjut lagi,
saya menjemput rakan-rakan untuk ke blog saya link kan di bawah...
-kembali berdarah, oleh ibu muda kita yang berada di kota bharu, kelantan..kupasan yang sangat menarik...
-berita di syria, beberapa fakta yang kita tidak ambik tahu sebelum ini...
-syria stop killing, fakta dan juga gamba..

semoga dapat menambahkan lagi maklumat yang sedia ada...sama2lah kita sentiasa mengambil tahu tentang saudara seislam kita..dimana jua mereka berada

wallahua'lam...

***dalam proses untuk sentiasa update kolam ini..doakan ye =)